• Home
  • Technology
  • Female
  • Kesehatan
  • Buah
  • Tanaman
  • Makanan
  • Masakan
  • Style
  • Design
  • Business

Proposal Usaha Roti Bakar



Proposal Usaha Roti Bakar

Proposal Usaha Roti Bakar

Dalam pembuatan sebuah Proposal Usaha Roti Bakar seringkali banyak yang terjebak tanpa memperhatikan aspek analisa usaha yang akan dibuatnya, untuk itu dalam Contoh Proposal Usaha Roti Bakar ini penekannya akan lebih banyak pada analisa kelayakan usahanya. Silahkan dipelajari lebih detail dari contoh berikut ini apabila anda ingin membuat Proposal Usaha Roti Bakar

A. Profil Usaha Roti Bakar
Masyarakat saat ini sudah mulai berhati-hati dalam memilih dan membeli makanan. Zaman dahulu orang dalam membeli makanan hanya berpedoman pada rasanya yang enak dan murah, terutama bagi kalangan masyarakat menengah kebawah, hal inilah yang menjadi prioritas utama bagi masyarakat dalam membeli makanan. Mereka tidak begitu memikirkan kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung didalam makanan yang akan mereka beli.

Saat ini roti banyak menjadi pilihan manusia untuk makanan ringan, dimana dari segi rasa menawarkan cukup banyak rasa yang ditawarkan, dari segi gizi juga memenuhi kebutuhan gizi manusia, dari segi harga dapat mudah dijangkau semua kalangan masyarakat.

Proposal Usaha Roti Bakar - Dari fenomena diatas maka sangat cocok dan potensial bila kita mendirikan sebuah usaha jualan roti bakar, dimana dari segi rasa memenuhi konsumen yaitu enak, dari segi gizi sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen karena mengandung karbohidrat, protein dll. Dari segi harga terbilang mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.

B. Kebutuhan Modal Awal 2 Gerobak / Biaya Tetap

  • Tempat untuk jualan / Gerobak : Rp.2.000.000
  • Tempat untuk bakar roti (Wajan) : Rp. 300.000
  • Kompor : Rp. 200.000
  • Dekelit 3 x 4 m : Rp. 150.000
  • Tempat selai / Toples 4 buah : Rp. 40.000
  • Garpu roti : Rp. 15.000
  • Pisau roti : Rp. 8.000
  • Solet besar 4 biji : Rp. 16.000
  • Solet Kecil 4 biji : Rp. 20.000
  • Parutan keju 2 buah : Rp. 9.000
  • Tempat garpu, pisau : Rp. 45.000
  • Sticker dan daftar harga roti : Rp. 30.000
  • Jumlah : Rp. 2.633.000,-

C. Kebutuhan Bulanan 2 Gerobak / Biaya Variabel 1

  • Selai strawberry 10 kg : Rp. 70.000
  • Selai nanas 10 kg : Rp. 70.000
  • Simas 12,5 kg : Rp.113.000
  • cokelat ceres 12,5 kg : Rp.175.000
  • kacang 4 kg : Rp. 56.000
  • susu 36 kaleng : Rp.216.000
  • keju10 biji :Rp.140.000
  • pisang 1 tundun :Rp. 40.000
  • plastic 3 pack :Rp. 12.000
  • kertas roti 1 pack :Rp. 15.000
  • Jumlah : Rp.907.000

D. Kebutuhan 2 hari sekali untuk 2 Gerobak / Biaya Variabel 2
Roti 40 biji : Rp.88.000
minyak tanah 4 liter : Rp.10.000
Jumlah : Rp.98.000
Maka selama 1 bulan biaya untuk beli roti dan minyak tanah = Rp.98.000 X 15 = Rp.1.470.000

Jadi jumlah total pengeluaran selama 1 bulan Variabel 1 + Biaya Variabel 2
= Rp. 907.000  + Rp.1.470.000
= Rp.2.377.000

E. Estimasi Biaya dan Pendapatan
Diperkirakan setiap hari 1 gerobak mampu terjual roti sebanyak 8 buah. Maka selama 1 bulan untuk 1 gerobak diperkirakan = 8 x 30 hari : 240 roti
2 gerobag maka 1 bulan diperkirakan roti yang terjual = 240 x 2 gerobak : 480 roti

Pendapatan kotor 1bulan (harga roti terendah) = 480 roti x Rp.6.000  = Rp.2.880.000

Pendapatan bersih 1 bulan = Pendapatan kotor – Pengeluaran Biaya keseluruhan
= Rp.2.880.000 – Rp.2.377.000
= Rp.503.000

Pendapatan sebesar Rp.503.000 adalah pendapatan dari harga jual roti terendah, sedangkan kita mempunyai bermacam–macam harga roti sesuai dengan rasa yang dinginkan ini dapat dilihat pada tabel daftar harga roti berikut ini :

Daftar Harga
Padahal dalam sehari roti yang terjual tidak selamanya index harga yang terendah, index harga roti yang terjual brevariasi sesuai dengan permintaan pembeli rasa apa yang pembeli inginkan. Sehingga bukan tak mungkin pendapatan bersih kita selama 1 bulan bisa mencapai lebih dari Rp.503.000

  • Nanas/Strawbery Rp. 6.000
  • Kombinasi Nanas/Strawbery + Kacang = Rp. 6.500
  • Kombinasi Nanas/Strawbery + Pisang = Rp. 6.500
  • Kombanisi Nanas/Strawbery + Coklat = Rp. 7.000
  • Kombinasi Nanas/Strawbery + Keju = Rp. 7.000
  • Coklat + Coklat = Rp. 7.500
  • Kombinasi Coklat + Pisang = Rp. 7.500
  • Kombinasi Coklat + Kacang = Rp. 7.500
  • Pisang + Pisang = Rp. 8.000
  • Kacang + Kacang = Rp. 8.000
  • Kombinasi Kacang + Pisang = Rp. 8.000
  • Kombinasi Keju + Pisang = Rp. 8.500
  • Kombinasi Keju + Coklat = Rp. 8.500
  • Kombinasi Keju + Kacang = Rp. 8.500
  • Keju + Keju = Rp. 9.000
  • Special = Rp.10.000

E. Analisis Titik Impas ( BEP )
Dalam menghitung analisis titik impas kita terlebih dahulu menentukan jumlah total investasi awal.
Investasi awal = Jumlah Biaya Tetap + Jumlah Biaya Toatal Variabel
= Rp.2.633.000 + Rp.2.377.000
= Rp.5.010.000

Kemudian kita menentukan pendapatan bersih setiap bulannya, Disini kita menggunakan nilai pendapatan bersih terendah setiap bulan yaitu Rp.503.000 dengan harga terendah yaitu Rp. 6.000
Maka titik balik modal (BEP) akan terjadi pada bulan ke 9,9 bulan ~ 10 bulan
Jika harga Roti kita bervariasi Jadi bukan tidak mungkin kita akan balik modal lebih cepat dari 10 bulan.

F. Tenaga Kerja
Dalam bisnis jualan roti ini kita tidak memerlukan sumber daya manusia yang ahli dan skill yang khusus seperti sarjana dll, akan tetapi yang diperlukan adalah orang yang mau bekerja secara tekun / telaten, sabar, kerja keras dan tidak gengsi karena ini merupakan pekerjaan remeh menurut pandangan masyarakat tertentu.

G. Lokasi
Pilihlah lokasi yang paling bagus yaitu ditempat yang banyak dilalui orang (banyak orang yang melakukan aktifitas) seperti di depan toko (supermarket), di perempatan atau pertigaan jalan dll. Untuk lokasi yang sudah kami dapatkan yaitu di depan rumah, lokasi cukup bagus karena di pinggir jalan dan dekat toko perbelanjaan (ruko-ruko), dan satu lagi di pinggir jalan raya magelang-jogja tepat nya di depan pabrik kertas blabak.

H. Pesaing
Anda harus mensurvei para pesaing-pesaing anda. Langkah berikutnya, bertanya kepada diri kita sendiri untuk maju selangkah lebih maju. Misalnya, dengan melakukan inovasi. Contoh, bagaimana caranya membuat roti bakar kita beda dengan penjual lain dan terlihat lebih unik serta kalau bisa dengan harga murah.

I. Strategi Pemasaran
Terdiri dari (Price+Place+Promotion) Harga roti lebih murah, pilih lokasi strategis, Promosi dengan diskon

J. Faktor- faktor penjualan

Faktor Cuaca

  • Bila hujan turun maka orang malas keluar rumah sehingga pembeli tidak begitu banyak / jarang  dan sepi penjualan juga
  • Bila cuaca terang maka orang banyak yang keluar sehingga target roti 1 hari terjual 16 roti bisa terpenuhi bahkan bisa lebih dari taget.

Faktor Ekonomi Masyarakat

  • Bila musim akhir bulan maka pembeli tidak begitu banyak, namun bila awal bulan maka biasanya pembeli ramai.
  • Bila harga sembako naik walaupun hanya sedikit, kadang bisa mengurangi pembeli.

Apabila faktor tersebut benar-benar mempengaruhi dalam jualan roti, kita masih bisa mendapat untung sekitar Rp.± 300.000 dalam satu bulan. Namun, dengan perencanaan yang baik, maka segala hal bisa menjadi lebih mudah. Semoga dari penjelasan tentang proposal usaha roti bakar sederhana tersebut bisa bermanfaat






Proposal Usaha Roti Bakar

contoh proposal usaha makanan, proposal kewirausahaan makanan, contoh proposal usaha roti bakar, contoh proposal usaha makanan ringan, proposal kewirausahaan, contoh proposal kewirausahaan makanan, contoh proposal usaha sederhana, contoh proposal bisnis kuliner, proposal usaha makanan, proposal usaha makanan ringan, contoh proposal bisnis makanan, contoh proposal kewirausahaan, proposal bisnis makanan, proposal kewirausahaan makanan ringan, contoh proposal usaha makanan kecil

Artikel terkait Proposal Usaha Roti Bakar

  • Proposal Usaha Donat

    Proposal Usaha Donat

    Proposal Usaha Donat A. Tujuan Pengembangan Proyek Tujuan dari pengembangan Proposal Usaha Donat ini ada dua yaitu dari aspek ekonomi dan dari aspek sosial, aspek ekonomi ...

  • Proposal usaha nasi goreng

    Proposal usaha nasi goreng

    Dalam sebuah Proposal usaha makanan, diantaranya Proposal usaha nasi goreng, proposal makanan tradisional, proposal usaha kue bolu, contoh proposal usaha donat, proposal usaha burger, proposal ...

  • Cara Membuat Roti Kering Keju

    Cara Membuat Roti Kering Keju

    Cara Membuat Roti Kering Keju Bahan 1 yang digunakan untuk Cara Membuat Roti Kering Keju: 250 gr tepung terigu protein tinggi 50 gr tepung kacang ...

  • Cara Membuat Roti Kismis

    Cara Membuat Roti Kismis

    Cara Membuat Roti Kismis dan resep Roti Kismis Bahan yang digunakan untuk Cara Membuat Roti Kismis : 375 gr bread flour 125 gr all pourpose flour ...

« Proposal Usaha Donat
Cara Membuat Keripik Nangka »
Recent Posts
  • Kerajinan Tangan dari barang bekas
  • Minuman yang dapat menggugurkan kandungan
  • Resep Es Lilin Lembut
  • Khasiat Nanas Muda
  • Manfaat Temulawak Putih
  • Manfaat Peterseli
  • Manfaat Gambir
  • Manfaat Daun Alpukat
  • Manfaat Terong Belanda
  • Manfaat Air Rebusan Kacang Hijau
  • Manfaat Kumis Kucing
  • Puasa Bagi Ibu Hamil Muda
  • Nama Bunga dalam bahasa inggris
  • Tanaman Pucuk Merah Oleina Syzygium
  • Makanan yang Mengandung Kolagen
  • Cara Menghilangkan Stretch Mark Secara Tradisional
  • Manfaat Tangkur Buaya
  • Manfaat Jamu Tradisional
  • Cara Memperbaiki Monitor LCD mati total
  • Cara Format Flashdisk Yang Terproteksi
  • Cara Repair Windows 7 Ultimate
  • Cara Memperbaiki Keyboard Laptop
  • Printer Canon MP287 Error e08
  • Memperbaiki Flashdisk Insert Disk
  • Cara Repair Windows 7 Tanpa CD
Recent Search
  • tips membuat rambut agar tidak mudah kusut
  • cara mengatasi rambut mengembang dan kering
  • STEP BY STEP MENGHIAS cup cake
  • desain layang layang unik
  • cara membuat rambut lembut tidak mengembang
  • contoh proposal donat
  • jamu untuk aborsi
  • makanan gugurkan kandungan
  • membuat bros dari kain perca
  • resep bunga dari barang bekas
Copyright © 2011 cara-membuat.org